Jam

Email

diskominfo@tangerangselatankota.go.id

TikTok Latih Guru Buat Konten Edukasi

Adanya pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar dalam dunia pendidikan. Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) harus diterapkan untuk menghindari cluster penyebaran Covid-19. Dunia digital menjadiplatform yang digunakan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung walaupun dilakukan dengan virtual. 

Tiktok platform media sosial asal China mengajak guru di Indonesia untuk lebih kreatif dalam memberikan konten edukasi melalui platform ini. Pihaknya juga berkolaborasi dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) untuk bersama-sama memanfaatkan aplikasi Tiktok dalam dunia pendidikan. 

Angga Anugrah Putra selaku Head of User and Content Operations dari Tiktok Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini tercetus akibat adanya konten bertema edukasi yang dibuat oleh kreator Tiktok baik yang berasal dari Indonesia hingga international. Angga berharap dengan adanya platform Tiktok dapat membantu guru, dosen, hingga pengajar lainnya yang ingin memberikan edukasi melalui video yang diunggah melalui aplikasi Tiktok. 

 "Guru dapat berbagi pengetahuannya dengan para anak bimbingannya, melalui TikTok dan menunjukkan bahwa hiburan dan belajar itu bisa bersatu dalam sebuah konten video singkat" ujar Angga 

"Hari ini kalau misalnya dicek tagar #samasamabelajar itu sudah ditonton lebih dari 38 miliar views. Jadi ini bukan tren yang sesaat, bahkan sudah jadi top 2 kontennya" tambah Angga 

Menurut Angga, salah satu faktor yang menjadikan konten edukasi populer di Tiktok adalah kebutuhan pembelajaran dari rumah akibat adanya pandemi Covid-19. Serta materi dirangkum dengan lebih singkat, padat, dan jelas sehingga pengguna Tiktok lebih mudah untuk memahami materi. Tentunya aplikasi ini digemari oleh Generasi Z sehingga sesuai dengan apa yang mereka inginkan. 

Nantinya, TikTok akan memberikan workshop dalam bentuk webinarkepada 1.000 guru di 10 kota besar di Indonesia. Webinar tersebut berisi mengenai pengenalan tentang TikTok, kreasi konten, keamanan digital, dan pemanfaatan platform yang menjadi sarana kegiatan belajar mengajar. 

"Semua orang bisa jadi kreator termasuk guru. Apalagi guru juga tahu apa yang mau disampaikan, sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan mediumnya," Ujar Angga.

Ketua Umum, Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI), Muhammad Ramli Rahim menyampaikan bahwa tidak menyangka bisa berkolaborasi dengan TikTok dalam rangka mengembangkan edukasi melalui platform media sosial TikTok. Pihaknya juga merasa bahwa guru perlu untuk mengikuti teknologi yang sedang berkembang agar dapat memberikan edukasi secara lebih efektif lagi. 

"Konten digital edukasi memang jadi fokus IGI apalagi JSDI, karena selama ini begitu sulitnya kami dari IGI mengupayakan segala cara agar guru-buru bisa lebih kreatif menjalankan proses pembelajaran," Tambah Angga.

Dalam rangka mendukung kemajuan Digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) memiliki beberapa program yang membekali guru dalam keterampilan di dunia Digital. Salah satu program nya adalah Coding Teacher Academy (CTA) yang bertujuan untuk melakukan pelatihan pengembangan SDM dalam materi Coding untuk 2000 guru yang memiliki profesi dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) baik tingkat SD, SMP, hingga SMA atau SMK/MA.